Redaksi 11:54 AM
ilsutrasi
DHAJ-NEWS -- Atas revisi tersebut, pihak Polda Sulsel mengimbau warga Sulsel agar lebih berhati-hati lagi menggunakan media sosial (medsos). Imbauan itu disampaikan guna menghindari jeratan hukum yang tak diinginkan terjadi pada pengguna media sosial.

"Undang-undang itu telah direvisi, kami mengimbau warga Sulsel untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan medsos," ungkap Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Frans Barung Mangera, Minggu (27/11/2016).

UU nomor 11 Tahun 2008, menurut Barung, mengatur pengguna sosmed untuk lebih berhati-hati. Terdapat larangan untuk tidak membuat dan menyebarkan informasi yang bersifat tuduhan, fitnah, maupun SARA yang berujung kebencian.

Barung menyebutkan, dalam UU ITE itu, pengguna media sosial harus menggunakannya dengan tepat dan cerdas. Sebab, ada beberapa ancaman bagi pengguna sosmed yang sebarkan informasi atau berita bohong. (rakyatku.com)

Redaksi 11:49 AM
DHAJ-NEWS -- Artis pemain film layar lebar Nadine Chandrawinata akhirnya sukses menggapai puncak gunung tertinggi di Indonesia, Cartenz.

Nadine mengaku perasaanya campur aduk dan mengaku sangat bangga hingga tak kuasa menahan tangis.

Pasalnya Nadine menjadi salah satu wanita yang berhasil naik ke puncak Cartenz.

“Wow… Senangnya bukan main. Tapi pas di puncak aku jadi cengeng sih, karena aku nggak menyangka bakal ada di puncak,” ujarnya.

Nadine mengaku jika dirinya telah mempersiapkannya sejak jauh-jauh hari.

“Jadi pada saat di Cartenz aku banyak sekali intropeksi diri,” paparnya.

Nadine menuturkan, untuk sampai ke puncak gunung, dirinya harus berhenti setiap 500 meter, karena rasa pusing yang muncul karena ketinggian sehingga ia harus sering-sering mengonsumsi bawang putih. (fajar.co.id)

Redaksi 11:41 AM
DHAJ-NEWS -- Nilai tukar mata uang Venezuela, Bolivar Venezuela, benar-benar anjlok. Satu bolivar bernilai kurang dari satu sen dolar. Kondisi tersebut membuat warga memilih menggunakan uang mereka sebagai pengganti serbet karena murah meriah dan tak muat di dompet

Dilansir dari businessinsider.com, setahun belakangan ini nilai tukar Bolivar Venezuela terus turun hingga 700 persen. Semula, 1 dolar amerika setara dengan 82 bolivar, namun kini setara dengan 676 bolivar, dilaporkan liputan6.com.

Situasi ini semakin mempersulit Venezuela yang mengandalkan produk impor. Mereka tak bisa mendapatkan kebutuhan primer seperti gula, tepung dan susu. Inflasi yang meningkat setiap tahun pun telah membuat beban utang pemerintah semakin menumpuk. Hal itulah yang membuat warga menjadikan uang kertas sebagai pengganti serbet untuk menyerap minyak gorengan.

Sebagai gambaran, jika dikonversi, 1 bolivar sama dengan 2.172 rupiah.

Redaksi 4:30 AM
DHAJ-NEWS -- Teheran dilaporkan bersedia mengizinkan Rusia menggunakan pangkalan udara di Hamadan, Iran, untuk kepentingan operasi udara Moskow melawan kelompok teroris di Suriah jika pihak Rusia memang membutuhkan bantuan tersebut, demikian disampaikan Menteri Pertahanan Iran Hossein Dehghan, Sabtu (26/11). Kemungkinan untuk Penyewaan juga terbuka.

Dehghan menyampaikan bahwa pemerintah Iran bisa mengizinkan Rusia menggunakan pangkalan udara di Hamadan jika hal tersebut memang dibutuhkan. "Jika situasi dan kondisi di Suriah membutuhkan dukungan, kami akan melakukannya," kata Dehghan, seperti dikutip oleh kantor berita Tamsin.

Sementara, Ketua Komite Pertahanan Majelis Tinggi Parlemen Rusia Viktor Ozerov menjelaskan bahwa Rusia diperbolehkan menggunakan pangkalan udara Iran jika kapal induk Laksamana Kuznetsov, yang digunakan untuk melancarkan serangan antiteror di Suriah, berangkat dari perbatasan Rusia untuk melakukan misi lain, dilaporkan rbth.com.

"Rusia bisa saja menggunakan pangkalan udara di Hamadan jika Laksamana Kuznetsov melakukan operasi lain dan tidak dapat melakukan serangan udara melawan kelompok teroris di Suriah," kata Ozerov RIA Novosti.
Powered by Blogger.